Panduan RTSP dan Kamera IP
Pelajari cara menghubungkan kamera RTSP, player web, streaming node, dan embed website.
198 panduan.
RTSP & Jaringan
Membuat VLAN khusus CCTV tanpa memutus RTSP
Pisahkan kamera dari jaringan pengguna sambil mengizinkan node/gateway yang diperlukan.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
QoS untuk trafik CCTV: kapan membantu dan kapan tidak
Prioritaskan video pada uplink yang sempit tanpa menganggap QoS dapat memperbaiki bandwidth yang memang kurang.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
MTU, fragmentasi dan stream RTSP
Tunnel/VPN tertentu menurunkan MTU; ukuran salah dapat memicu packet loss atau performa buruk.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
RTSP melalui IPv6
Cara menulis URL IPv6 dan mempertimbangkan firewall saat kamera atau lokasi memiliki IPv6 publik.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
Menggunakan hostname/DNS pada URL RTSP
Hostname mempermudah perubahan alamat tetapi menambah dependency DNS.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
ISP memblokir port RTSP: cara mengujinya
Jika port forwarding benar tetapi tidak terlihat dari luar, uji port kustom dan kebijakan ISP.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
Cara menstabilkan kamera Wi-Fi untuk RTSP 24/7
Sinyal, channel congestion dan roaming dapat membuat video putus meski internet cepat.
Baca panduan →
RTSP & Jaringan
PoE: kamera sering restart atau offline saat malam
IR LED dan heater dapat menaikkan konsumsi daya; PoE budget yang kurang bisa terlihat seperti masalah RTSP.
Baca panduan →
Operasional
NTP dan sinkronisasi waktu kamera/NVR
Jam yang benar memudahkan audit, log, rekaman, dan diagnosis putus stream.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
GOP, keyframe/I-frame dan pengaruhnya pada RTSP
Interval keyframe mempengaruhi waktu mulai, pemulihan setelah packet loss, dan efisiensi bitrate.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
Memilih FPS kamera untuk live web
10–15 FPS sering cukup untuk CCTV umum dan dapat menghemat bandwidth dibanding 25/30 FPS.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
CBR vs VBR untuk stream RTSP
Pilih bitrate konstan atau variabel sesuai kapasitas uplink dan karakter scene.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
H.264 Baseline, Main, High dan B-frame untuk browser
Profile dan B-frame mempengaruhi efisiensi serta kompatibilitas WebRTC.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
H.264+/H.265+ atau Smart Codec: kapan sebaiknya dimatikan
Fitur smart codec vendor dapat menghemat storage tetapi kadang mengurangi interoperabilitas dengan client pihak ketiga.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
MJPEG vs H.264 untuk RTSP
MJPEG sederhana tetapi boros bandwidth; H.264 lebih efisien untuk live CCTV.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
AAC, G.711 dan Opus: audio RTSP sampai browser
Codec audio kamera tidak selalu cocok langsung dengan WebRTC browser.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
Resolusi dan aspect ratio untuk player RTSP
Pilih 16:9/4:3 sesuai sensor dan hindari stretching pada iframe.
Baca panduan →
Codec & Kualitas
Kenapa bitrate dan artefak naik saat malam hari
Noise sensor pada kondisi gelap membuat encoder bekerja lebih keras dan VBR dapat melonjak.
Baca panduan →