Logo EMBED Iframe EMBED IframeRTSP TO WEB
PUSAT BANTUAN

Panduan RTSP dan Kamera IP

Pelajari cara menghubungkan kamera RTSP, player web, streaming node, dan embed website.

198Panduan tersedia
Ilustrasi gop, keyframe/i-frame dan pengaruhnya pada rtsp Codec & Kualitas

GOP, keyframe/I-frame dan pengaruhnya pada RTSP

Interval keyframe mempengaruhi waktu mulai, pemulihan setelah packet loss, dan efisiensi bitrate.

Baca panduan →
Ilustrasi memilih fps kamera untuk live web Codec & Kualitas

Memilih FPS kamera untuk live web

10–15 FPS sering cukup untuk CCTV umum dan dapat menghemat bandwidth dibanding 25/30 FPS.

Baca panduan →
Ilustrasi cbr vs vbr untuk stream rtsp Codec & Kualitas

CBR vs VBR untuk stream RTSP

Pilih bitrate konstan atau variabel sesuai kapasitas uplink dan karakter scene.

Baca panduan →
Ilustrasi h.264 baseline, main, high dan b-frame untuk browser Codec & Kualitas

H.264 Baseline, Main, High dan B-frame untuk browser

Profile dan B-frame mempengaruhi efisiensi serta kompatibilitas WebRTC.

Baca panduan →
Ilustrasi h.264+/h.265+ atau smart codec: kapan sebaiknya dimatikan Codec & Kualitas

H.264+/H.265+ atau Smart Codec: kapan sebaiknya dimatikan

Fitur smart codec vendor dapat menghemat storage tetapi kadang mengurangi interoperabilitas dengan client pihak ketiga.

Baca panduan →
Ilustrasi mjpeg vs h.264 untuk rtsp Codec & Kualitas

MJPEG vs H.264 untuk RTSP

MJPEG sederhana tetapi boros bandwidth; H.264 lebih efisien untuk live CCTV.

Baca panduan →
Ilustrasi aac, g.711 dan opus: audio rtsp sampai browser Codec & Kualitas

AAC, G.711 dan Opus: audio RTSP sampai browser

Codec audio kamera tidak selalu cocok langsung dengan WebRTC browser.

Baca panduan →
Ilustrasi resolusi dan aspect ratio untuk player rtsp Codec & Kualitas

Resolusi dan aspect ratio untuk player RTSP

Pilih 16:9/4:3 sesuai sensor dan hindari stretching pada iframe.

Baca panduan →
Ilustrasi kenapa bitrate dan artefak naik saat malam hari Codec & Kualitas

Kenapa bitrate dan artefak naik saat malam hari

Noise sensor pada kondisi gelap membuat encoder bekerja lebih keras dan VBR dapat melonjak.

Baca panduan →
Ilustrasi sps, pps dan idr pada h.264 rtsp Codec & Kualitas

SPS, PPS dan IDR pada H.264 RTSP

Kenali data parameter H.264 yang dibutuhkan decoder agar player dapat mulai menampilkan gambar.

Baca panduan →
Ilustrasi black screen karena sps/pps atau parameter h.264 tidak tersedia Codec & Kualitas

Black screen karena SPS/PPS atau parameter H.264 tidak tersedia

Koneksi RTSP bisa sukses tetapi decoder belum mendapat parameter yang diperlukan untuk mulai decode.

Baca panduan →
Ilustrasi pts/dts discontinuity pada restream cctv Codec & Kualitas

PTS/DTS discontinuity pada restream CCTV

Timestamp yang meloncat dapat memicu audio drift, frame drop, atau muxer error saat restream/transcode.

Baca panduan →
Ilustrasi constant vs variable frame rate pada stream kamera Codec & Kualitas

Constant vs variable frame rate pada stream kamera

FPS yang berubah-ubah dapat memengaruhi analitik waktu, transcoding, dan sinkronisasi.

Baca panduan →
Ilustrasi interlaced video dari dvr analog: kapan perlu deinterlace Codec & Kualitas

Interlaced video dari DVR analog: kapan perlu deinterlace

DVR analog tertentu menghasilkan field interlaced yang terlihat bergaris saat objek bergerak.

Baca panduan →
Ilustrasi mengapa bitrate melonjak saat keyframe/idr Codec & Kualitas

Mengapa bitrate melonjak saat keyframe/IDR

Keyframe berisi gambar referensi lebih lengkap dan biasanya lebih besar daripada P-frame.

Baca panduan →
Ilustrasi sample rate dan channel audio cctv untuk browser Codec & Kualitas

Sample rate dan channel audio CCTV untuk browser

Audio stereo/codec eksotis tidak selalu memberi manfaat pada CCTV dan dapat memperumit kompatibilitas.

Baca panduan →